Tanpa Miras dan No Alkohol, Joglo Karyo 44 Suguhkan Hiburan Gratis
#Berdendang Melalui OM Lorenza, Wahyu Juragan Kain Juwiring Suguhkan Hiburan Gratis "Dangdut Jadoelnya Indonesia" || mandalatirtanews.weeblysite ||
Beberapa bulan ini viralnya grup musik OM Lorenza yang terkenal dengan "Dangdut Jadoelnya Indonesia" yang sudah mempunyai ribuan fans nya tersebar di kota Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali ini digelar lokasi Joglo Karyo 44 oleh Wahyu Juragan Kain Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring. (05/02/2025)
Lagu-lagu yang dibawakan dalam acara ini termasuk karya-karya dari OM Lorenza, yang dikenal dengan lagu-lagu hitsnya yang penuh nostalgia.
Suasana semakin syahdu dengan musik yang mengalun, menghidupkan kenangan lama bagi para pengunjung yang hadir. "Kami tahu acara ini melalui media sosial dan komunitas pecinta musik," ujar Agus Sabani, salah satu penggerak acara yang juga bertugas sebagai bagian event di Joglo Haryo 44. "Kami ingin mengangkat lagu-lagu lama yang penuh nilai sejarah dan budaya, serta menyebarkan semangat untuk melestarikan musik Indonesia," tambahnya.
Selain sebagai tempat berkumpulnya para pecinta musik, acara ini juga menjadi wadah untuk berbagi semangat dalam melestarikan budaya musik Indonesia.
Harapan ke depannya adalah komunitas ini dapat berkembang lebih besar, dengan visi misi yang sama: menjaga dan melestarikan budaya melalui musik, serta terus mengangkat lagu-lagu lama yang tak ternilai harganya. Agus berharap acara seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang menghubungkan banyak orang dengan musik, serta menjadi wadah bagi generasi Tua muda untuk mengenal dan mencintai musik lawas yang kaya akan makna dan cerita.
Komunitas ini terus berkembang dengan dukungan dari berbagai pihak, terutama media sosial yang menjadi jembatan bagi para penggemar musik jadul untuk saling terhubung. Setiap acara menjadi kesempatan bagi mereka untuk mempererat silaturahmi, sekaligus menghidupkan kembali kenangan lewat lagu-lagu yang tak lekang oleh waktu.
Dengan antusiasme yang tinggi dan semangat yang membara, acara ini menjadi bukti bahwa meskipun zaman terus berkembang, musik jadul tetap memiliki tempat istimewa di hati banyak orang.
Komunitas ini pun berkomitmen untuk terus menggelar acara serupa di masa depan, agar budaya musik Indonesia tidak hanya dikenang, tetapi juga dilestarikan untuk generasi yang akan datang.
(Dimas Hajiono)
Komentar
Posting Komentar